The Skripsi Story : Part 2

Huhuhu…lama banget gag buka blog, mpe lupa cerita lanjutan bwt yang kemaren sampe mana. Ehmmmm…part 2 begin.

Setelah acara Progress yang dipersiapkan serba mendadak dan kacau itu, tiba-tiba malah membuka isi kepalaku yang sempet ketutup. Entah kenapa mendadak ada inspirasi yang datang dan menjelaskan semuanya. Segala macam referensi mulai dibuka dan pelajari lagi, aku juga mulai tambah rajin ke kampus, entah itu untuk ke perpus atau bimbingan. Dan akhirnya emang smua bisa dikerjain, dengan banyak bantuan dari teman tentunya…hehehe, klo gag mana bisa lancar menjalankan script-script yang bejejer itu.

Walaupun dari judul terbaca bahwa aku pake model objeknya kepala manusia, tapi ternyata kenyataannyaa aku musti bkin 2 buah model lain dengan tingkat kerumitan berbeda sebagai pembanding. Untuk objek akhirnya aku memilih model kepala manusia, replika naga, dan teko teh yang merupakan objek paling sederhana. Dan prekteknya, pada saat pendadaran bukan kepala manusia yang justru dipakai untuk demo ke dosen penguji. Karena pertimbangan waktu, dosen-dosen penguji minta aku demo pake objek yang paling sederhana, yaitu teko teh.

Secara resmi, aku ngerjain TA sekitar 8 bulan. Akan tetapi, ternyata pada kenyataan nya, waktu yang dipakain untuk benar-benar ngerjain hanya Continue reading

The Skripsi Story : Part 1

Gag kerasa, taun 2008 ud hampir berakhir. Sekedar untuk mengenang saat  taun baru yg kemaren. Taun lalu bisa dibilang sebagai perayaan taun baru yang penuh tekanan dan setres akibat sesuatu yang disebut dengan *skripsi*. Yaaak…skripsi yang udah molor banget dr waktu yang telah direncanakan smula. Dari batas waktu 6 bulan, ternyata baru bs menyelesaikan setelah 8 bulan. Perasaan gag enak dengan dosen pembimbing yang selalu menanyakan kapan diri ini akan mengajukan sidang dan menyelesaikan skripshit itu segera. Perasaan iri dengan teman2 seangkatan yang udah pada wisuda, dan juga efek dari ucapan mama yg ngancem bkalan absen dari acara wisuda nantinya klo skripsi itu tak kunjung diselesaikan sebelom ponakan lahir. Aku mungkin beruntung punya dosen pembimbing yang baek, karena kalo bukan berkat dorongan dan sedikit tekanan beliau itu, dorongan teman dan ortu jg tentunya…mungkin waktu itu bakal lebi molor lagi. Setelah mengajukan perpanjangan skripsi 3 bulan, aku pun segera ngebut ngerjain, ngebut bimbingan, dan alhamdulillah bisa dinyatakan lulus sebelom ponakan lahir *hehehe*.

Saat punya rencana untuk mengajukan skripsi, emang ngerasa bingung banget. Bahkan butuh waktu sekitar 2 bulan bwt mikirin judulnya aja. Mpe maen ke perpus kampus Hana segala cmn bwt nyari judul. Walopun akhirna mendapatkan judul yang dipikir akan “sangat mudah” untuk mengerjakannya, ketika mengikuti mata kuliah “Grafika 3 Dimensi”. Sebuah ide untuk membuat sebuah aplikasi yang berhubungan dengan pengolahan grafik muncul begitu saja waktu itu. Setelah mikir, ngobrol2 dengan dosen calon pembimbing yang ngasi 2 referensi e-book untuk gw baca, berjudul “Advanced Animation and Rendering Techniques” dan “3D Modeling and Animation Synthesis and Analysis Techniques for the Human Body”. Dengan sepenuh hati, menguras tenaga, dan memaksa otak untuk berkonsentrasi, aku baca 2 bahan berbahasa Inggris itu. Hingga sampai akhirnya sebuah judul terlahir dengan nama Continue reading