Ini cerita jaman SMA. Cerita yg terjadi saat aku beserta temen2 senasib dan seperjuangan. Ok, sebenernya memang sdikit memalukan dan aseli jg gag gerti knapa kami bs senekat itu dulu. Kejadian ini terjadi saat kelas 2 SMA. Saat itu kami baru selesai ulangan umum. Dan seperti banyak diketahui, setelah ulangan umum menjelang pembagian raport biasanya di skolah terjadi jam kosong sepanjang hari *kcuali untuk yg musti ngulang karena nilainya jelek*. Naah…waktu kosong berkepanjangan itulah yang kami manfaatkan untuk berbagai kegiatan yg tidak diketahui kegunaannya kcuali untuk memperat tali silaturahmi dgn kakak kelas *loooh?*.
Gini awal mulenya…Jaman SMA, biasalah klo gebet2 kakak kelas. Palagi dengan kakak kelas yg kliatan cool, motor ato mobilnya keren. Sbgai anak kelas 2 yg sedang tumbuh dan b’kembang untuk menikmati saat remaja, masing-masing dari kami punya gebetan sendri-sendiri. Tujuan awal petualangan kami sebenarnya hanya untuk maen ke rumah seorang temen aja bwt ilangin setres bis ujian. Tapi gag tw knapa juga kok bisa jd muter-muter ke rumah kakak-kakak kelas 3. Yep….itulah yg bikin kami disebut kurang kerjaan, hihihi…
Sekolah kami ada di Jalan Sagan, Yogyakarta. Tujuan awal, kami pergi ke Pogung, daerah Jalan Kaliurang (jalan yg nantinya bakal dilewatin tiap hr saat kuliah). Di situ kami hanya muter aja, pngen liet rumah salah satu kakak kelas 3. Gag mampir, cuman berenti di depan rumahnya doank trus kabur. Bis dari situ kami melanjutkan perjalanan. Tujuannya adalah Madukismo, itu rumah seorang temen namanya Fara. Pas mw ke Fara itu, temen namanya Catur sempet ketilang, secara anak SMA blom punya SIM gitulah. Sampe di rumah Fara, kami maen bentar trus pergi lagi. Kali ini tujuannya adalah Karangkajen. Setelah mampir ke Radio Yasika kami pun menuju perhentian selanjutnya. Yeep…rumah kakak kelas 3 lagi. Dan lagi-lagi hanya untuk melihat. Namun karena ketauan salah seorang tetangganya dan dikira Continue reading