Kisah Boncel dan Panjul : Beda Nasib 2 Kucing Berbeda Kasta Friday, Apr 3 2009 

Boncel: Kucing biasa dari peranakan lokal, biasa dsebut kucing kampung atau kucing jawa. Datang tiba-tiba *dan tidak diinginkan* saat masih tergolong balita *untuk seumuran kucing* terdampar di depan rumah, sepertinya sengaja dibuang oleh orangtuanya akibat hubungan terlarang. Lalu dirawat oleh pemilik rumah *dengan terpaksa* karena merasa kasihan, dengan maksud akan diberikan ke orang lain setelah cukup dewasa *tapi sampai detik ini, boncel ternyata tidak mau pergi*.

♥Panjul: Merupakan jenis kucing persia yang memang sengaja dibeli dengan harga yang lumayan tidak murah saat masih kecil. Sengaja dibeli untuk dirawat dan dipelihara dengan ikhlas. Dan tidak pernah berniat untuk dibuang dengan cuma-cuma.

Si Panjul

Si Panjul

===================================================

Boncel: Bila malam tiba, boncel diusir keluar rumah, pintu ditutup agar dia tidak bisa masuk. Si pemilik rumah berkata, agar boncel tidak mengotori maupun merusak perabotan di dalam rumah jadi dia harus dikeluarkan. Dan akhirnya dia pun terpaksa tidur di pojokan teras atau genteng untuk sekedar melindunginya dari (more…)

Keterlaluan Saturday, Oct 4 2008 

Liet berita di Reportase Investigasi…topik sore ini tentang roti buluk dan mie instan daur ulang. Gw gag liet pas brita tentang roti bulukannya. Cuman yg jelas, itu roti aslinya ud basi, bulukan, jamuran gitu deh. Trus jamur2 dan segala bukti kebulukannya ud direkayasa sedemikian rupa, lalu djual lagi deh itu roti di warung2 terdekat.

Klo yg mi instan, asli gw liet td itu ud bener2 gag layak makan, bahkan bwt kucing sklipun bs mampus kali makan itu. Kutu ud ada dmana2, jijay bajay pokona. Pertama mi diremes2 kecil, trus rendem aer bbrp lama smpe bau dan bekas2 kutu ilang, klo ud trus diangkat dan digoreng. Bis digoreng, mi dkasi bumbu2 gitu trus bungkus kecil2 dplastik. Dan waalaaa…mi kutuan goreng siap sedia untuk dnikmati.

Mau jadi apa orang Indonesia, kreatifna gag asik seperti ini. Kmaren ada daging sampah daur ulang, cinco dbedakin, warnain makanan pake pewarna kain, bikin es balok pake aer kali kotor, duuuuuuh….keterlaluan…