Boncel: Kucing biasa dari peranakan lokal, biasa dsebut kucing kampung atau kucing jawa. Datang tiba-tiba *dan tidak diinginkan* saat masih tergolong balita *untuk seumuran kucing* terdampar di depan rumah, sepertinya sengaja dibuang oleh orangtuanya akibat hubungan terlarang. Lalu dirawat oleh pemilik rumah *dengan terpaksa* karena merasa kasihan, dengan maksud akan diberikan ke orang lain setelah cukup dewasa *tapi sampai detik ini, boncel ternyata tidak mau pergi*.
♥Panjul: Merupakan jenis kucing persia yang memang sengaja dibeli dengan harga yang lumayan tidak murah saat masih kecil. Sengaja dibeli untuk dirawat dan dipelihara dengan ikhlas. Dan tidak pernah berniat untuk dibuang dengan cuma-cuma.

Si Panjul
===================================================
Boncel: Bila malam tiba, boncel diusir keluar rumah, pintu ditutup agar dia tidak bisa masuk. Si pemilik rumah berkata, agar boncel tidak mengotori maupun merusak perabotan di dalam rumah jadi dia harus dikeluarkan. Dan akhirnya dia pun terpaksa tidur di pojokan teras atau genteng untuk sekedar melindunginya dari dinginnya malam maupun tetesan air hujan. Dengan pemilik rumah yang berharap, boncel tidak akan kembali lagi selamanya *namun kenyataan, dia selalu kembali keesokan harinya*.
♥Panjul: Memiliki kandang dengan tempat tidur yang lumayan hangat, tempat makan, tempat minum, dan pasir untuk dia membuang kotoran, serta mainan berupa bola krincing *setidaknya bentuknya bola dan bisa bunyi krincing krincing*. Si pemilik rumah tidak mau dan tidak rela Panjul lari dan keluar rumah, karena takut terjadi sesuatu yang buruk terjadi padanya *karena gag rela rugi juga tentunya*.

Ini si Boncel
===================================================
Boncel: Kurus, buluk, dan hitam *ehmm…itu emang warna bulunya kali*. Pemilik rumah tidak peduli dia pergi kemana dan mencari makan dimana. Jika ada salah satu penghuni rumah keluar membawa piring atau sesuatu, si bencol berteriak, mengeong…berharap mereka bermurah hati memberinya makan. Tapi apa yang dia dapatkan hanyalah makian dan cacian, bahkan tidak jarang siraman air membasahi tubuhnya karena rasa kesal akibat boncel yang tidak berhenti mengikuti dan berteriak mengeong. Pemilik rumah sebenarnya memberinya makan, berupa sedikit nasi dengan lauk tempe atau duri ikan, maupun tulang ayam *kadang-kadang*. Namun, makanan itu habis dimakan oleh kucing tetangga yang sering mampir juga dan membuat boncel bersembunyi di kolong lemari.
♥Panjul: Diberi makan secara teratur, tidak pernah lupa. Dielus-elus dan sering diajak bermain oleh penghuni rumah dengan suka cita. Rajin dimandikan, disisir bulunya, dipotong kukunya, bahkan divaksin dan disalon. Pemilik rumah rela mengeluarkan uang lebih untuk membeli makanan kucing yang paling baik untuknya, makanan kucing terbaik dengan vitamin, gizi, ataupun mineral dan zat-zat lain yang dibutuhkan kucing.
===================================================
Boncel: Suka bermain dengan kecoa, dan rajin berburu tikus. Bahkan tikus yang ukurannya hampir sebesar dirinya pun dia berani. Mungkin itu dia lakukan agar pemilik rumah menyukainya dan mempertimbangkan keberadaan dirinya di rumah itu.
♥Panjul: Boro-boro berburu tikus, Panjul sepertinya tidak berani berhadapan dengan tikus. Sifatnya sedikit penakut, dan luar biasa bodoh. Bisa dibilang pekerjaannya setiap hari hanya berlari kesana-kemari mengejar dan bermain apapun yang dia anggap menarik.
===================================================
Itulah sepenggal kisah antara Boncel dan Panjul. Cerita tentang perbedaan jalan hidup antara dua ekor kucing berbeda jenis dan berbeda nasib tentunya. Semoga cerita ini dapat memberikan hikmah bagi kita semua.





4 April 2009 at 6:46
jahat kowe pi..
4 April 2009 at 6:47
Wah,rasis terhadap kucing kowe pi..
5 April 2009 at 17:15
kekekekekk
6 April 2009 at 12:08
bukannya jahat ato rasis, mbah…mungkin itu emang ud jd jalan hidupnya aja
salah sndri jd kucing nyebelin…*looh, emang itu critaku yak?? wakakaka*
6 April 2009 at 12:09
kekekeke juga
9 May 2009 at 6:29
wah..wah..tg bgini niyh..bisa dilaporin ke komnas kucing kmuh krn terjadi ke tidakprikekucingan niyh kamuh thez..
hahahaha..
*ngeloyor*
16 May 2009 at 9:23
salahnya itu kucing item jelek *ngeloyor jg*
3 August 2009 at 21:03
“Mungkin itu dia lakukan agar pemilik rumah menyukainya dan mempertimbangkan keberadaan dirinya di rumah itu”
jadi terharu bacanya.. seperti bawang merah dan bawang putih
2 October 2009 at 9:31
panjul sama boncel dikawinin aja…